SISTEM REDUPLIKASI BAHASA KEPULAUAN TUKANG BESI DIALEK KALEDUPA KABUPATEN WAKATOBI [Reduplication System on Kaledupa Dialect The Language of Tukang Besi Island, Wakatobi Regency]

Nadir La Djamudi

Abstract


This research focused on the reduplication  form and meaningo the language of Tukang Besi Island with Kaledupa dialect Wakatobi Regency.this research aimed to describe itsreduplication form and meaning t. This research applyed descriptive-qualitative method andspecified as Field Research. The data wasconsisting of oral language related to reduplication were obtained by observing, noting, and communicating. The data were analyzed through (1) top-down analysis (2) immediate constituent analysis, and (3) semantic analysis. The reduplication form on Kaledupa dialect covered of (1) full reduplication, (2) Partial Reduplication, which  divided into three, (a) base form as singular, (b) base form as complex form, both of elements weresemantically independent, (c) base form as complex form, only one of the elements was semantically independent, (3) Phonological Reduplication; (4) Idiomatic Reduplication. The reduplication meaning on Kaledupa dialect consisted of (1) indefinable meaning, (2) various meaning (3) imitative meaning (4) intensity meaning (a) qualitative intensity (b) quantitative intensity or (c) frequent intensity (5) the counter-reformation meaning (6) collective meaning.

 

Fokus penelitian adalah bentuk dan makna reduplikasi Bahasa Kepulauan Tukang Besi Dialek Kaledupa di Kabupaten Wakatobi. Bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan makna reduplikasi Bahasa Kepulauan Tukang Besi Dialek Kaledupa di Kabupaten Wakatobi. Metode penelitian adalah metode deskriptif kualitatif dan tergolong penelitian lapangan (field research). Data penelitian berupa bahasa lisan tentang reduplikasi dari informan.Pengumpulan data dengan metode simak dan catat, serta cakap. Data dianalisis menggunakan teknik, yaitu; (1) top down; (2) Pilah Unsur Langsung; dan (3) Teknik semantik.  Penyajian hasil analisis data menggunakan metode penyajian formal dan  informal. Bentuk Reduplikasi Bahasa Kepulauan Tukang Besi Dialek Kaledupa di Kabupaten Wakatobi meliputi: (1) Reduplikasi Penuh; (2) Reduplikasi Sebagian, yang terbagi atas 3 (tiga ) jenis, yaitu; (a) Dengan bentuk dasarnya bentuk tunggal, (b) Dengan bentuk dasarnya bentuk kompleks, kedua unsurnya mandiri secara semantis. (c) Dengan bentuk dasarnya bentuk kompleks, hanya salah satu unsurnya mandiri secara semantis. (3) Reduplikasi dengan Perubahan Fonem; (4) Pengulangan Semu. Makna Reduplikasi Bahasa Kepulauan Tukang Besi Dialek Kaledupa di Kabupaten Wakatobi terdiri atas: (1) Makna Banyak yang Tak Tentu, (2) Makna Banyak Bermacam-macam, (3) Makna Menyerupai, (4) Menyatakan Intensitas; (a) intensitas kualitas (kualitatif), (b) kuantitas (kuantitatif), ataupun (c) intensitas frekuensi (frekuentatif), (5) Kata Kerja dapat Menurunkan Arti Saling, (6) Reduplikasi pada Kata Bilangan Mengandung Arti Kolektif.


Keywords


form; mean; reduplication; Kaledupa language; bentuk; makna; reduplikasi; bahasa Kaledupa

Full Text:

PDF

References


Ag. Soejono. 1983. Metodik Khusus Bahasa Indonesia. Bandung: Bina Karya.

Badudu, JS. 1987. Pelik-Pelik Bahasa Indonesia. Bandung: Pustaka Prima.

Chaer, Abdul. 1988. Tata Bahasa Praktis Bahasa Indonesia. Jakarta: Nusa Cipta.

Depdikbud. 2005. Kamus Besar Bahasa Indonesia.Jakarta: balai Pustaka.

_________. 2007. Ejaan Yang Disempurnakan. Jakarta: Bumi Aksara

Djamudi, Nadir La. 2009. Deskripsi Fonem Bahasa Keledupa Di Kepulauan Tukang Besi Kabupaten Wakatobi (Jurnal Kandai, VOL.5 NOMOR 2 November 2009, ISSN 1907-204X)

Djajasudarma, Fatimah. 1993. Metode Linguistik Ancangan Metode Penelitian dan Kajian. Jakarta: Refika Aditama.

Keraf, Gorys. 1984. Tata Bahasa Indonesia. Ende Flores: Nusa Indah.

Kridalaksana, Harimurti. 2002. Kamus Linguistik. Jakarta: Gramedia.

Mashun. 2005. Metode Penelitian Bahasa. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.

Nur, Wa Ode Salmiani. 2015. Tipe-Tipe Semantik Bahasa Kepulauan Tukang Besi Dialek Kaledupa. Jurnal Humanika. No. 15 Vol. 3 Desember 2015. ISSN 1979-8296.

Rafiati. 2016. Preposisi Bahasa Kepulauan Tukang Besi Dialek Kaledupa. Jurnal Humanika. No. 16 Vol. 1 Maret 2016. ISSN 1979-8296.

Ramlan, M. 2001. Morfologi (Suatu Tinjauan Deskriptif). Yogyakarta: CV. Karyono.

Risna. 2007. Morfologi Bahasa Indonesia. (Diktat) Baubau: Universitas Muhammadiyah Buton.

Sudaryanto. 1993. Metode Linguistik KeArah Memahami Metode Linguistik. Yogyakarta: Gadjahmada University Press.

------------.1990. Aneka Konsep Kedataan Lingual dalam Linguistik. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.

Surana. 1995. Materi Bahasa Indonesia. Solo: PT. Tiga Serangkai.

Tarigan, Hendri Guntur. 1989. Pengajaran Pragmatik. Bandung: Angkasa.

Verhaar, J.W.M. 2004. Asas-asas Linguistik Umum. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Wirjosoedarmo, Soekano. 1984. Tata Bahasa Indonesia (Edisi Lengkap). Surabaya: Sinar Wijaya.

Yasin, Sulchan. 1987. Tinjauan Deskriptif Seputar Morfologi. Surabaya: Pn. Usaha Nasional.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 TOTOBUANG

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

TOTOBUANG INDEXED BY:

   

__________________________________________________________________________________________________________

@2017 Kantor Bahasa Maluku, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Jalan Mutiara, Nomor 3-A, Mardika, Kel. Rijali, Kec. Sirimau, Ambon 97123
Telepon/Faksimile (0911) 349704

Powered by OJS 

 Image and video hosting by TinyPic