APLIKASI MAKNA MITOS BANYU DALAM BAHASA BANJAR [The Application of Mythical Meaning of “Banyu” in Banjar Language]

Rissari Yayuk

Abstract


This research studied about how the mythical meaning of Banyu (water) applyed in Banjar language based on the lexicon  and contextual source. The purpose of this research was describing the myth meaning of Banyu in Banjar language based on its lexicon source and the function based on its contextl. The research method was qualitative descriptive.The data collection techniques had used  observing-conversation  technique. The frame of work was data collection, data processing, and results of data analysis. The sampling technique that used in this paper was the purposive sampling, the sampling technique of data source collection with considering. The data collection that had been takenfrom January  to December 2017. The place where data were collectedwas at Padang Village, Banjar Regency. The data presentation was using ordinary words. The result showed thath  myth meaning of Banyu that applyed in Banjar language based on lexicon source consisted of  original source, material, and pars proto whilee based on contextual were ordinary and magical, or religious. Later, it was used  as regular drinking water,  therapy water, and  medication.


Penelitian ini mengkaji tentang bagaimana aplikasi makna mitos Banyu pada bahasa banjar berdasarkan sumber leksikon dan  kontekstual. Tujuan penelitian meliputi deskripsi aplikasi makna mitos banyu pada bahasa banjar berdasarkan sumber leksikon dan fungsi Banyu dalam bahasa Banjar berdasarkan kontekstual.  Metode yang digunakan adalah deskrieptif kualitatif. Teknik pengambilan data adalah simak dan libat cakap. Langkah kerja adalah pengumpulan data, pengolahan data, dan hasil analisis data. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam tulisan ini adalah  purposive sampling, yaitu teknik pengambilan sampel sumber data yang mempertimbangan waktu pengambilan data pada bulan Januari sampai  bulan desember 2017. Tempat pengambilan data di Desa Padang, Kabupaten Banjar. Penyajian data  menggunakan kata-kata biasa. Hasil penelitian aplikasi makna mitos banyu pada bahasa banjar berdasarkan sumber leksikonnya terdiri atas sumber asal, bahan, dan pars proto, sedangkan berdasarkan konstektual  bersifat biasa dan magis, atau religi. Ada yang difungsikan sebagai air minum biasa, terapi, dan  pengobatan.



Keywords


makna; banyu; Banjar; meaning;

Full Text:

PDF

References


Arifin, E. Zainal dan Tasai, S.Amran. 2009. Cermat Berbahasa Indonesia.Jakarta: Akademika presindo.

Chaer, Abdul. 2009. Pengantar Semantik Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.

Chaer, Abdul. 2009. Pengantar Semantik Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.

Djajasudarma, T. Fatimah. 2009. Semantik I. Bandung : Refik

------------------------------- 2010. Metode Linguistik; Ancangan Metode Penelitian dan Kajian. Bandung. PT Eresco

Kridalaksana Harimurti. 2008. Kamus Linguistik. Jakarta: Gramedia.Kalimantan Selatan.

Lubis, Hamid Hasan. 2015. Analisis Wacana Pragmatik. Bandung: Angkasa.

Martina dan Febrianti,B.K. 2015. ”Mengungkap Pemaknaan dalam Tradisi dan Budaya Pernikahan Sambas (tinjauan Semantik)”: Dalam Jurnal Tuah Talino IX (9) : Hal. . 25-35. Kalimantan Barat.

Mubarok, Ahmad. 2017. Metafora sayang dalam kognisi remaja Banjar. Jurnal undas 13 (2). Hal. 154-164 Banjarbaru. Balai Bahasa Kalimantan Selatan.

Muhajir. 2016. Semantik dan Pragmatik. Pustaka Mandiri: tanggerang

Nengsih, Sriwahyu. 2016. Makna Ungkapan Ideomatik dalam Kisdap Julak Ahim Karya Jamal T Suryanata. Bunga Rampai Bahasa( hlm. 1-27). Banjarbaru: Balai Bahasa

Parera, J.D. 2014. Teori Semantik. Erlangga:Jakarta

Pateda, Mansoer.2010. Semantik Leksikal. Jakarta. Rineka Cipta.

Sitanggang, Natal P.2013. Menilik Realitas Aspek Ekonomi-Sosial Masyarakat Kubu dalam Metafora Bahasa Suku Kubu di Jambi.Jurnal Jalabahasa. 9 (2). Hal 37-48). Semarang: Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah.

Sudaryat, Yayat. 2009. Makna dalam wacana.Bandung:

Yrama Widya

Sugiyono. 2009. Metode Penelitian. Bandung: Alfabeta

Suwandi, Sarwiji. 2011. Semantik Pengantar Kajian Makna. Yogyakarta: Media.

Tarigan. Henry Guntur. 2009. Pengajaran Semantik. Angkasa:bandung

Verhaar, JWM. 2010. Asas-asas Linguistik. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 TOTOBUANG

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

TOTOBUANG INDEXED BY:

   

__________________________________________________________________________________________________________

@2017 Kantor Bahasa Maluku, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Kompleks LPMP Maluku, Jalan Tihu, Wailela, Rumah Tiga, Ambon 97234
Telepon/Faksimile (0911) 349704

Powered by OJS 

 Image and video hosting by TinyPic